Nasional

Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Bukittinggi Perkuat Asa dalam Pleno I

146
×

Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Bukittinggi Perkuat Asa dalam Pleno I

Sebarkan artikel ini

Bukittinggi โ€” Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Bukittinggi menggelar kegiatan Pleno I pada Kamis, 21 Mei 2026, di sekretariat HMI Cabang Bukittinggi. Kegiatan tersebut menjadi momentum evaluasi dan penguatan arah gerakan organisasi di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Forum pleno tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus dan kader HMI Cabang Bukittinggi sebagai ruang refleksi sekaligus konsolidasi organisasi dalam menjalankan roda kepengurusan setengah periode.

Dalam pidatonya, Ketua Umum HMI Cabang Bukittinggi, Ahmad Zaki menegaskan bahwa Pleno I bukan sekadar forum konstitusional formalitas atau pengesahan laporan pertanggungjawaban setengah periode. Menurutnya, forum tersebut merupakan momentum sakral untuk merefleksikan kembali semangat juang HMI.

โ€œDi sinilah kita berdiri di persimpangan: mengevaluasi apa yang telah kita dedikasikan dan memproyeksikan apa yang harus kita tuntaskan,โ€ ujar Ahmad Zaki di hadapan peserta pleno.

Ia menekankan bahwa semangat juang kader HMI tidak boleh diukur dari riuhnya tepuk tangan dalam ruang sidang, melainkan dari sejauh mana gagasan dan gerakan organisasi memberikan dampak nyata bagi umat dan bangsa. Ahmad Zaki juga mengajak seluruh kader untuk melakukan evaluasi secara jujur terhadap program kerja yang telah berjalan selama setengah periode kepengurusan.

โ€œSetengah periode telah berlalu. Kita harus jujur pada diri sendiri: apakah program kerja kita sudah menyentuh akar rumput, atau baru sebatas pemenuhan eksistensi,โ€ tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Zaki turut menyoroti berbagai tantangan eksternal yang dihadapi organisasi mahasiswa saat ini, mulai dari disrupsi digital, pergeseran geopolitik, hingga dinamika sosial-politik yang terus berkembang. Karena itu, ia mengajak seluruh kader untuk menjadikan Pleno I sebagai titik reorientasi gerakan organisasi.

Ia menyampaikan tiga poin penting yang menjadi fokus dalam pleno tersebut, yakni evaluasi total terhadap kekurangan setengah periode secara objektif tanpa ego sektoral, penyusunan proyeksi strategis yang adaptif terhadap tantangan zaman, serta revitalisasi khittah organisasi dengan mengembalikan gairah intelektual dan independensi kader di setiap lini.

Ahmad Zaki juga mengingatkan agar forum pleno dijalankan dengan semangat persatuan dan dialektika yang konstruktif. Menurutnya, perbedaan pandangan harus menjadi kekuatan untuk melahirkan arah baru organisasi yang lebih progresif.

โ€œSaya mengajak seluruh peserta Pleno I untuk bersidang dengan kepala dingin dan hati yang hangat. Jadikan forum ini sebagai ladang dialektika yang konstruktif, bukan tempat perpecahan,โ€ katanya.

Menutup pidatonya, ia mengajak seluruh kader untuk menuntaskan sisa masa kepengurusan dengan kerja keras dan keikhlasan demi terwujudnya cita-cita organisasi.

โ€œYakinkan dengan iman, usahakan dengan ilmu, sampaikan dengan amal,โ€ tutup Ahmad Zaki.

 

ย 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *