Pemuda merupakan poros dalam peradaban suatu negara ,maka dari pada itu pemuda adalah instrumental dalam perkembangan bangsa dan dalam masyarakat .
Di indonesia sendiri jumlah pemuda berjumlah 66,83 juta jiwa, artinya pemuda merupakan manifestasi sipirit dalam negara itu sendiri dan tumpuan tumpuan besar dan harapan yang di tumpukan ke pemuda menjadi besar dalam menjadi sosial control dan harus mampu menjadi bagian check and balance dalam suatu negara itu sendiri.
Tetapi dalam realita nya kecendrungan sikap oportunisme mendominasi di kalangan pemuda pemuda indonesia sehingga terjadinya degradasi spirit dalam kepemudaan itu sendiri sebagai penerus bangsa, kita ambil contoh banyak dari organisasi kepemudaan terlena dalam peran fungsinya dalam menjaga moralitas negara dan kestabilan negara dalam berdinamika dikarena doktrin doktrin yng bersifat feodal selalu ditanamkan didalam tubuh organisasi, βmenjaga seniorβ adalah pembenaran yang bersifat falacy sehingga nilai nilai ideal yang bersifat konstruktif mulai terdisrupsi dan ini menjadi tantangan bagi pemuda itu sendiri dan batasan antara nilai tafsiran independensi secara etis dan organisatoris disini harus diperjelas dalam menjaga sipirit kepemudaan dan keorganisasian.
Dikesimpulan ini pemuda harus mampu kembali ke jalan khitah perjuangannya sebagaimana cita cita bangsa ini dan harapan harapan bangsa bagi anak muda untuk terus mampu membangun bangsa ini.
Oleh : Ahmad Zaki












