BULUNGAN β Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., mengikuti acara launching hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2024 yang digelar secara virtual, Rabu (22/01/2025). Kegiatan yang diinisiasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) tersebut mengungkap hasil penilaian integritas terhadap kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, termasuk Provinsi Kaltara.
Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK RI, Pahala Nainggolan, memaparkan bahwa skor SPI secara nasional mengalami peningkatan. βAda peningkatan skor SPI. Sebelumnya skor nasional berada di bawah 70, kini telah melampaui angka 70. Meski demikian, skor ini masih berada di kategori kuning atau waspada, dan tentunya dapat terus diperbaiki,β jelas Pahala.
KPK RI melibatkan 41 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dalam pelaksanaan dan analisis data SPI, dengan total responden sebanyak 601.453 orang. Hasil ini menunjukkan komitmen kuat dalam mengevaluasi integritas di berbagai instansi di Indonesia.
Gubernur Zainal menyambut baik hasil SPI tersebut dan menegaskan pentingnya peningkatan integritas di lingkup pemerintah daerah. Ia berharap hasil SPI ini dapat menjadi acuan untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Kaltara.
βSkor ini menjadi cerminan, sekaligus tantangan bagi kita untuk terus meningkatkan integritas di berbagai sektor. Pemerintah Provinsi Kaltara akan berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan kebijakan,β ujar Gubernur Zainal.
SPI menjadi salah satu alat strategis untuk memantau dan mengukur tingkat integritas, serta upaya pencegahan korupsi yang dilakukan oleh pemerintah. Dengan hasil ini, Kaltara diharapkan dapat memperbaiki dan memperkuat tata kelola yang bersih dan profesional.












