Bulungan

Bupati Bulungan Tegaskan Langkah Strategis Stabilitas Harga dan Penguatan Sektor Pangan

526
×

Bupati Bulungan Tegaskan Langkah Strategis Stabilitas Harga dan Penguatan Sektor Pangan

Sebarkan artikel ini

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan, Syarwani dalam pertemuan di Ruang Tenguyun, Lantai II Kantor Bupati, pada Senin (3/3). Bupati menyampaikan sejumlah arahan strategis, salah satunya terkait upaya mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran.

Syarwani menegaskan bahwa Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, serta Dinas DKUKMPP, harus aktif melakukan pemantauan agar tidak terjadi lonjakan harga yang memberatkan masyarakat.
“Pemerintah harus memastikan pasokan sembako tetap tersedia, sementara harga tetap stabil. Jangan sampai ada kelangkaan yang akhirnya membuat harga melonjak,” ujarnya.

Selain peran pemerintah, Syarwani juga meminta pelaku usaha untuk turut serta menjaga kelancaran distribusi barang. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha sangat diperlukan untuk menghindari spekulasi harga serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
“Distribusi barang yang lancar akan mencegah penimbunan atau kelangkaan yang bisa merugikan masyarakat. Kita harapkan para pelaku usaha dapat bekerja sama dalam memastikan pasokan barang tetap aman,” tambahnya.

Selain itu, Bupati menindaklanjuti arahan Presiden RI mengenai pembangunan 60 ribu Koperasi Unit Desa (KUD) di seluruh Indonesia tahun ini. Ia berharap program ini dapat dimanfaatkan secara optimal di Bulungan dengan menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD).
“Dana desa bisa digunakan untuk permodalan koperasi, termasuk untuk menyerap hasil produksi pangan dari petani,” ujar Syarwani.

Bupati juga membagikan hasil komunikasi dan penjajakan kerja sama dengan kepala daerah lain selama mengikuti retreat. Beberapa peluang kerja sama yang sedang dipertimbangkan adalah dengan Kabupaten Luwu Utara sebagai sentra produksi cokelat dan Kabupaten Pinrang sebagai salah satu daerah penghasil beras utama di Indonesia.

Bupati terpilih ini juga menegaskan pentingnya optimalisasi lahan pertanian. Ia mendorong agar pengembangan pertanian dapat dikombinasikan dengan sektor perikanan guna meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan daerah. “Langkah ini sejalan dengan alokasi 8 ribu hektare perluasan lahan pertanian yang diberikan oleh pemerintah pusat, yang bertujuan untuk mewujudkan visi Bulungan sebagai kabupaten berdaulat pangan”. Ungkapnya

Syarwani mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bulungan untuk bersama-sama menjaga serta membangun daerah.
“Dari lebih dari 3 ribu ASN, tentu tidak semuanya sejalan, namun yang terpenting adalah memiliki komitmen bersama untuk membangun Bulungan dan melayani masyarakat,” pungkasnya.

Dengan langkah-langkah ini, Upaya Pemkab Bulungan dapat menjaga stabilitas harga menjelang Lebaran, memperkuat sektor koperasi dan pertanian, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kerja sama strategis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *