KaltaraNasional

Rembuk Pemuda Kaltara : Rahayu Saraswati Mundur, DPR Kehilangan Pemuda Peduli Isu Kemanusiaan

273
×

Rembuk Pemuda Kaltara : Rahayu Saraswati Mundur, DPR Kehilangan Pemuda Peduli Isu Kemanusiaan

Sebarkan artikel ini

Tarakan – Publik dikejutkan dengan kabar mundurnya Rahayu Saraswati Dhirakanya Djojohadikusumo dari jabatannya sebagai anggota DPR RI. Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh politisi yang akrab disapa Sara itu melalui akun Instagram pribadinya.

Keputusan ini disayangkan banyak pihak, terutama kalangan muda yang selama ini merasa aspirasinya terwakili oleh kehadiran Sara di parlemen. Sosoknya dikenal sebagai legislator muda yang energik, berintegritas, serta konsisten menyuarakan isu kemanusiaan.

Tri Agus Sutantia, Koordinator Rembuk Pemuda Kaltara, menyebut bahwa kehadiran Sara di DPR RI membawa harapan besar bagi anak muda.

β€œHadirnya Kak Sara di DPR RI sebenarnya membawa angin segar bagi anak-anak muda yang menaruh harapan lebih terhadap figur legislator yang energik dan berintegritas. Kita tahu bersama bahwa Kak Sara merupakan figur muda yang memiliki komitmen kuat dan menjadi garda terdepan dalam pemberantasan kejahatan transnasional, khususnya tindak pidana perdagangan orang (TPPO),” ujar Tri Agus dalam keterangannya.

Menurutnya, konsistensi Sara terbukti melalui kiprahnya dalam mengawal revisi Undang-Undang tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang. Selain itu, ia juga menilai Sara kerap hadir langsung di tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi.

β€œHal ini menjadi contoh penting bahwa anggota DPR RI tidak boleh berjarak dengan rakyatnya,” tambah Tri Agus.

Meski begitu, Tri Agus menegaskan bahwa keputusan pengunduran diri Sara tetap patut dihormati. β€œMundurnya beliau sebagai anggota DPR RI menunjukkan sikap keteladanan dan kedewasaan dalam berpolitik. Kami akan terus mendukung langkah beliau di manapun akan berkiprah. Kami yakin semangat juang untuk mengabdi kepada bangsa dan negara itu akan terus terjaga,” tegasnya.

Dengan mundurnya Rahayu Saraswati, DPR RI dinilai kehilangan salah satu suara penting dari kalangan muda yang konsisten memperjuangkan isu-isu kemanusiaan.Β (*)

Β 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *