Bulungan

Program MADYA 2026 : Orang Muda Bulungan Jadi Penggerak Pembangunan Desa dan Sebagai Menggerakkan Ekonomi Desa

7
×

Program MADYA 2026 : Orang Muda Bulungan Jadi Penggerak Pembangunan Desa dan Sebagai Menggerakkan Ekonomi Desa

Sebarkan artikel ini
Syarwani (Bupati Bulungan) bersama Peserta MADYA di Halaman Kantor Bupati saat Event MADYAFEST

TANJUNG SELOR,  infosisi.com – Kabupaten Bulungan kembali mengguncang arah pembangunan daerah. Memasuki tahun kedua, Program MADYA (Muda Berdaya Muda Berkarya) tampil dengan lompatan besar: meninggalkan pola lama yang berpusat di kota, dan kini fokus penuh membangun dari desa.

Langkah ini bukan sekadar strategi—ini adalah pergeseran paradigma. MADYA 2026 hadir untuk menciptakan sentripetalitas pembangunan, di mana desa menjadi pusat gerak, dan pemuda desa tampil sebagai aktor utama perubahan. Mereka bukan lagi objek, melainkan penggerak yang menentukan arah masa depan daerahnya sendiri.

Berlandaskan konsep Local-Based Development, MADYA menegaskan bahwa kekuatan Bulungan bertumpu pada ketahanan komunitas akar rumput. Desa bukan lagi pinggiran, tapi episentrum baru pertumbuhan.

Di tengah gempuran disrupsi ekonomi dan transformasi digital, MADYA hadir dengan pendekatan yang terukur dan progresif. Dua pilar utama menjadi fondasi:

  • Upskilling: Membekali pemuda desa dengan keterampilan teknis untuk mengolah potensi lokal berbasis teknologi dan manajemen modern.
  • Reskilling: Menyiapkan generasi muda agar adaptif terhadap peluang kerja baru—mulai dari ekonomi kreatif hingga tata kelola berbasis data.

Lebih dari sekadar program, MADYA adalah gerakan jangka panjang. Sebagai platform Connecting Color, program ini dirancang bukan sebagai seremoni sesaat, melainkan trajektori pembangunan berkelanjutan—menciptakan ekosistem produktif di mana pemuda bisa berkarya tanpa harus meninggalkan desa dan identitasnya.

Tiga Event Besar, Satu Misi Perubahan

MADYA 2026 akan digerakkan melalui tiga agenda utama:

  • MADYA Ekspedisi: Menjelajah langsung desa-desa untuk menggali potensi dan membangun koneksi pemuda.
  • MADYA Award: Memberikan apresiasi kepada pemuda inovatif yang berdampak nyata bagi daerah.
  • MADYA Intelegensia: Menghadirkan ruang edukasi, diskusi, dan economic edutainment bagi generasi muda.

Menyisir 5 Koridor, Menjangkau Seluruh Bulungan

Ekspedisi MADYA 2026 akan berlangsung pada Mei hingga Juni 2026, menyasar 5 koridor strategis:

  • Koridor Barat: Peso (Long Biah)
  • Koridor Selatan: Peso Hilir (Long Tungu), Tanjung Palas Barat (Bhayangkara)
  • Koridor Utara: Sekatak Buji, Karang Agung
  • Koridor Pesisir: Salimbatu, Tanah Kuning, Bunyu
  • Koridor Kota: Tanjung Palas, Tanjung Selor

Langkah ini menjadi bukti keseriusan MADYA dalam menjangkau langsung pemuda di 10 kecamatan, membangun forum komunikasi lintas wilayah, serta mendokumentasikan potensi desa secara sistematis.

Tak hanya itu, MADYA juga menargetkan lahirnya pemuda-pemuda inovatif sebagai role model, sekaligus menghadirkan konsep economic edutainment yang memadukan edukasi dan hiburan secara inspiratif.

Di tengah derasnya arus urbanisasi, MADYA justru menghadirkan harapan baru: membangun dari desa, oleh pemuda, untuk masa depan Bulungan yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan.

Dan satu hal yang kini tak terbantahkan pemuda Bulungan telah bersuara. Mereka tidak lagi menunggu perubahan, tetapi berdiri di garis depan, mendukung penuh program pemerintah melalui MADYA sebagai gerakan nyata membangun daerah dari akar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *