Nunukan

Pemkab Nunukan Siapkan 100 Kuota Beasiswa

151
×

Pemkab Nunukan Siapkan 100 Kuota Beasiswa

Sebarkan artikel ini
Bunda PAUD Kabupaten Nunukan, Andi Annisa Muthia saat menghadiri kegiatan peningkatan kualitas pendidik PAUD dan TK di Aula Dinas Pendi. (IST)

NUNUKAN infosisi.com – Pemerintah Kabupaten Nunukan menyiapkan 100 kuota beasiswa bagi tenaga pendidik PAUD dan TK pada 2026. Program ini menjadi langkah konkret untuk mendorong peningkatan kualifikasi akademik guru, khususnya di wilayah Nunukan dan Nunukan Selatan.

Komitmen tersebut ditegaskan PPTK Beasiswa Bagian Kesra Setkab Nunukan, Darmawantisari, dalam kegiatan Sosialisasi Peran Bunda PAUD KabupBunda PAUD Kabupaten Nunukan, Andi Annisa Muthia saat menghadiri kegiatan peningkatan kualitas pendidik PAUD dan TK di Aula Dinas Pendi. (IST)aten Nunukan dalam Upaya Peningkatan Kualifikasi Pendidik PAUD Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Dinas Pendidikan Nunukan, Rabu (11/2).

“Pemerintah Kabupaten Nunukan memberikan kuota kepada tenaga pendidik sebanyak 100 orang pada jenjang PAUD dan TK. Ini memang dialokasikan khusus bagi pendidik PAUD dan TK,” jelasnya.

Menurutnya, program beasiswa ini diarahkan untuk membantu guru yang belum memenuhi kualifikasi akademik sesuai standar nasional, sekaligus memperkuat kapasitas dan profesionalisme tenaga pendidik anak usia dini.

“PAUD merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter dan kecerdasan anak. Peningkatan kualitas guru adalah investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Nunukan, Andi Annisa Muthia, menegaskan kualitas pendidikan anak usia dini tidak bisa ditunda. Ia menilai beasiswa tersebut bukan sekadar bantuan pendidikan, melainkan strategi peningkatan mutu layanan pendidikan.

“Dengan adanya pemberian beasiswa ini, diharapkan terjadi peningkatan kualifikasi tenaga pendidik, khususnya jenjang TK dan PAUD. Kualitas pendidikan ini merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda,” tegasnya.

Ia memastikan program beasiswa akan dikawal bersama Dinas Pendidikan dan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) agar berjalan tepat sasaran. Proses seleksi ditegaskan berlangsung ketat, objektif, dan sesuai indikator yang telah ditetapkan.

Bahkan, Bupati Nunukan turut menekankan agar tidak ada intervensi dalam penentuan penerima. Beasiswa hanya diberikan kepada tenaga pendidik yang memenuhi kriteria dan dinilai layak.

Selain mendorong peningkatan kualifikasi formal, program ini diharapkan mampu menjangkau tenaga pendidik hingga ke desa-desa terpencil dan kawasan perbatasan, sehingga pemerataan kualitas pendidikan dapat terwujud.

Bunda PAUD juga mengingatkan para penerima beasiswa agar menyelesaikan studi dengan sungguh-sungguh dan tidak berhenti di tengah jalan. Menurutnya, peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru akan berdampak langsung pada kualitas pembelajaran serta meningkatnya kepercayaan orang tua terhadap layanan PAUD.

“Kita berharap ini dapat membangun fondasi pendidikan sejak dini sebagai bagian dari upaya mendukung terwujudnya generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya. (*)

Sumber : Koran Kaltara

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *