TANJUNG SELOR β Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Bulungan memperingati Milad KAHMI ke-60 sekaligus Dirgahayu Korps HMI-Wati (KOHATI) ke-60, yang bertepatan dengan 60 tahun perjalanan KOHATI sejak 17 September 1966.
Peringatan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus refleksi perjalanan organisasi, khususnya dalam memperkuat kontribusi kader dan alumni HMI bagi pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Koordinator Presidium Majelis Daerah (MD) KAHMI Bulungan, Aryono Putra, S.H., M.H., CPLO., C.Neg., menyampaikan bahwa momentum milad tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Menurutnya, peringatan tersebut harus menjadi ruang refleksi dan penguatan kembali komitmen perjuangan keluarga besar HMI.
βPertemuan hari ini memuat esensi refleksi yang mendalam,β ujar Aryono dalam sambutannya.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada KOHATI yang telah memasuki usia 60 tahun. Menurutnya, dalam perjalanan enam dekade, KOHATI telah menjadi bagian penting dalam melahirkan perempuan-perempuan tangguh, cerdas, dan berintegritas.
Khusus di Kabupaten Bulungan, Aryono menyebut kontribusi alumni HMI-Wati telah terlihat dalam berbagai lini pembangunan, mulai dari birokrasi, politik, pendidikan hingga pemberdayaan masyarakat.
Ia berharap KOHATI dapat terus konsisten menjadi motor penggerak isu-isu perempuan dan anak sekaligus menjadi pencetak generasi emas bangsa.
KAHMI Diminta Jadi Aktor Strategis Pembangunan
Memasuki enam dekade perjalanan KAHMI, Aryono mengatakan tantangan organisasi di tingkat daerah semakin kompleks. Potensi alumni yang besar dan tersebar di berbagai sektor dinilai perlu dioptimalkan untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat.
βDi level daerah, tantangan KAHMI Bulungan ke depan semakin kompleks. Kita dituntut untuk tidak sekadar menjadi penonton, melainkan aktor strategis dalam mengawal kemajuan pembangunan di Bumi Tenguyun ini,β katanya.
Ia menambahkan, apabila potensi alumni tersebut dapat disinergikan dengan baik, KAHMI diharapkan mampu menjadi kekuatan solutif bagi kemaslahatan masyarakat Bulungan, Kalimantan Utara, dan Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Aryono juga menyampaikan apresiasi kepada KPU Kabupaten Bulungan yang telah memfasilitasi tempat pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, penggunaan kantor KPU sebagai lokasi silaturahmi memiliki makna simbolis karena KPU merupakan lembaga penyelenggara pemilu yang menjadi salah satu bagian penting dalam kehidupan demokrasi.
Ia menyebut KAHMI secara moral dan kelembagaan berkomitmen mendukung terciptanya iklim demokrasi yang sehat, damai, dan berintegritas, khususnya di Kabupaten Bulungan.
Tiga Mata Uang Kaderisasi HMI
Aryono juga memberikan pesan khusus kepada kader HMI Cabang Tanjung Selor untuk menjadikan momentum enam dekade KAHMI sebagai ruang refleksi dan penguatan kapasitas kader.
Menurutnya, HMI perlu membawa pesan yang reflektif dan strategis serta tetap menjadi motor penggerak intelektual di ibu kota Provinsi Kalimantan Utara.
Ia menekankan pentingnya menjaga tiga mata uang kaderisasi, yakni independensi, intelektualitas, dan kritisisme.
Independensi menjadi landasan agar kader tetap objektif, tidak mudah disetir kepentingan praktis, serta mampu mempertahankan tradisi berpikir merdeka.
Sementara intelektualitas perlu diwujudkan melalui budaya nalar yang produktif, kemampuan membaca perkembangan zaman, serta penguatan kapasitas keilmuan.
Adapun kritisisme diperlukan untuk mempertahankan daya kritis yang konstruktif dalam mengawal dinamika demokrasi dan kehidupan masyarakat.
Aryono juga mengajak seluruh keluarga besar HMI, KOHATI, KAHMI, dan FORHATI untuk mempererat solidaritas internal serta mengesampingkan perbedaan pandangan politik maupun profesi di luar organisasi.
βDi luar sana kita bisa berbeda peran, tetapi ketika kembali ke rumah besar KAHMI, kita adalah satu keluarga yang diikat oleh khittah perjuangan yang sama,β pesannya.
Ia berharap keluarga besar HMI dapat terus menjaga nama baik organisasi, meningkatkan kepedulian sosial, serta berkolaborasi demi kemajuan daerah.
Dalam sambutannya, Aryono turut menyampaikan bahwa Kongres HMI ke-XXXIII tahun 2026 telah diputuskan untuk dilaksanakan di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, pada November mendatang.
Di penghujung sambutan, Koordinator Presidium MD KAHMI Bulungan tersebut menyampaikan ucapan:
βSelamat Milad KOHATI yang ke-60 dan Selamat Menyambut Milad ke-60 KAHMI. Yakin Usaha Sampai!β
Peringatan Milad KAHMI dan Dirgahayu KOHATI ke-60 tersebut diharapkan tidak hanya menjadi perayaan atas perjalanan panjang organisasi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat silaturahmi, kaderisasi, serta kontribusi keluarga besar HMI bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Β












