Tanjung Selor, – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) mencatat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) hingga akhir semester pertama tahun anggaran 2026 baru menyentuh angka 30,54 persen. Penyerapan anggaran tersebut saat ini masih didominasi oleh belanja operasi, seperti belanja pegawai serta belanja barang dan jasa rutin harian.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kaltara, Nurdin, menyampaikan bahwa kondisi tersebut merupakan pola lazim yang berulang setiap tahun anggaran. Belanja rutin menjadi komponen dengan serapan tercepat karena langsung digunakan untuk mendukung operasional pelayanan dan roda pemerintahan setiap bulannya.
“Kalau melihat posisi sekarang, realisasi masih didominasi belanja operasi. Yang paling besar berasal dari belanja pegawai dan belanja barang serta jasa karena memang sifatnya rutin,” ujarnya, Selasa (30/6/2026).
Sebaliknya, penyerapan belanja modal untuk proyek-proyek fisik pembangunan masih relatif rendah. Hal ini disebabkan sebagian besar proyek masih dalam tahap pengerjaan fisik di lapangan, sehingga proses pencairan anggaran kepada pihak ketiga belum dapat dilakukan secara maksimal hingga pekerjaan selesai atau mencapai termin tertentu.
Meskipun demikian, BKAD Kaltara menegaskan tetap memantau dan mengawasi serapan anggaran setiap OPD secara berkala per triwulan.
“Laporan realisasi anggaran menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur kinerja perangkat daerah. Karena itu, perkembangan serapan belanja terus kami pantau agar sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Nurdin optimistis realisasi APBD akan mengalami percepatan signifikan pada semester kedua seiring rampungnya berbagai paket pekerjaan infrastruktur di lapangan. Ia juga berpesan kepada seluruh OPD untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan agar penyerapan anggaran dapat terdistribusi secara merata.
“Kami berharap pelaksanaan kegiatan dapat dipercepat sejak awal tahun sehingga distribusi realisasi anggaran lebih merata dan tidak lagi terkonsentrasi pada akhir tahun,” ujarnya mengakhiri keterangan.












